PARE PARE — BERITA REVOLUSI ~ Kebijakan Pemerintah Kota Parepare merelokasi pedagang pasar Rakyat Lakessi ke halaman Pasar semi modern Lakessi Kota Parepare berdampak buruk, kota ini bakal kehilangan Adipura, yang merupakan lambang penghargaan tertinggi untuk daerah terbersih di Indonesia.
Kota Parepare dikenal luas sebagai kota Adipura. Pasalnya, setiap tahun pemerintah pusat menetapkan Parepare sebagai Kota terbersih di Indonesia, namun kebijakan merelokasi pedagang ke halaman pasar semi modern Lakessi akan berdampak turunnya penilaian Adipura.
Dari pengamatan wartawan media ini, ratusan pedagang tumpah setiap pagi. Mereka menggelar dagangannya di halaman depan pasar semi modern Lakessi, yang didominasi penjual sayuran dan buah.
Estetika pasar Lakessi sebagai pasar modern tidak tampak lagi,halaman yang tadinya hanya dipenuhi kendaraan berjejer rapi tanpa ada aktivitas jual beli dan tidak ditemukan sampah berserakan.
Kini, Tenda-tenda pedagang berjajar di halaman pasar menggeser tempat parkir kendaraan, pemandangan semrawut tersaji, kelihatan tidak indah di pandang, diperparah sampah sayuran dan buah berserakan dan digilas kaki pengunjung pasar Lakessi, sehingga mulai menampakkan kesan jorok dan mengganggu keindahan kota Parepare.
Tidak hanya pemandangan semrawut tersaji akibat aktivitas jual beli di halaman parkir tersebut. Dampaknya juga menimbulkan kemacetan di jalan Lasinrang yang merupakan jalan Nasional, lokasi parkir kendaraan tidak jelas dan menumpuk di bahu jalan merupakan sumber kamacetan
Salah satu warga berpendapat, jika tujuan pemerintah kota merelokasi pedagang pasar rakyat Lakessi adalah mengantisipasi penilaian tim Adipura agar tidak ditemukan kesan semrawut, maka itu adalah kesalahan, karena justru melahirkan pemandangan semrawut dan menenggelamkan estetika bangunan pasar modern Lakessi.
Pemkot Parepare dan pengelola pasar perlu ketegasan dalam merelokasi pedagang. Tadinya rencana relokasi digeser masuk ke lods dan kios yang tersedia di pasar Rakyat Lakessi, namun tiba-tiba diarahkan ke halaman pakir pasar semi modern Lakessi.
“Relokasi pedagang ini, sepertinya hanya mentransfer pemandangan semrawut dari pasar rakyat ke pasar semi modern Lakessi. Kebersihan dan keindahan pasar merupakan salah satu indikator penilaian Adipura. Kalau kondisi seperti ini, lantas dimana letak keindahan dan kebersihan” kata Muslim, salah satu warga yang ditemui di pasar Lakessi pagi tadi, Rabu (19/11/2025).
Pasar semrawut dapat mempengaruhi penilaian Adipura karena kebersihan dan keindahan pasar merupakan salah satu indikator penilaian. Pemerintah daerah dan pengelola pasar perlu meningkatkan pengelolaan dan pengawasan untuk mengatasi masalah semrawut di pasar.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Hj. Andi Wisna saat di hubungi media ini pagi tadi, Rabu ( 19/11/2025 ) mengatakan, relokasi ke halaman hanya bersifat sementara.





