Lemahnya Pengawasan, Pemicu Penyelundupan Narkoba di Lapas Parepare

Oplus_131072

PARE PARE — BERITA REVOLUSI ~ Kasus Peredaran narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Kota Parepare memprihatinkan, tertangkapnya salah satu warga binaan memiliki narkoba jenis sabu sabu beberapa hari lalu, indikasi lemahnya pengawasan.

Informasi yang diperoleh wartawan media ini, tertangkapnya kepemilikan narkoba pada warga binaan Lapas Parepare beberapa hari lalu, bukan merupakan kejadian yang pertama, namun hal serupa sering terjadi.

Kepala Pengamanan Lapas kelas II Parepare, Jerry saat di temui di ruang kerjanya, Jumat ( 24/10/2025) tidak menampik jika salah satu pemicu diselundupkannya barang haram tersebut ke dalam Lapas Parepare akibat lemahnya pengawasan.

“Longgarnya waktu besuk dan penitipan barang yang diterapkan selama ini di Lapas Parepare, diduga salah satu pemicu mudahnya narkoba masuk disini,” kata Jerry.

Lebih jauh dikatakan jadwal besuk dan jadwal penitipan makanan, diduga pada situasi itu dimanfaatkan pembesuk dan pengantar makanan untuk menyelundupkan narkoba ke dalam Lapas.

“Kebijakan melonggarkan jadwal penitipan makanan sampai jam enam sore, terpaksa kami perketat hanya sampai jam 3 sore. Ini salah satu upaya untuk mencegah penyelundupan narkoba masuk Lapas Parepare,” tandas Jerry.

Jerry membantah tudingan jika penyelundupan narkoba di Lapas Parepare adalah peran oknum pegawai Lapas yang kerja sama dengan pemasok dan warga binaan.

“Sangat kecil kemungkinan keterlibatan oknum pegawai Lapas Parepare, karena secara rutin kami bersama sama melakukan pemeriksaan terhadap warga binaan dan areal Lapas. Apabila kami temukan, langsung kami laporkan ke polisi untuk ditindak lanjuti. Seperti kejadian baru baru ini, barang bukti dan pelaku langsung kami serahkan ke Satuan Narkoba Polresta Parepare,” ujar Jerry.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *