PINRANG — BERITA REVOLUSI ~ Komisi II DPRD Pinrang menggelar Rapat Dengar Pendapat ( RDP) Dengan Pihak Perwakilan BNI dan debitur yang menjadi korban penggelembungan dana Kredit di KCP BNI Pinrang. Sayangnya sikap Wakil rakyat , tidak segarang RDP pada bulan Juni lalu di depan perwakilan BNI.
Aktivis Anti Rasuah , Muh.Ridwan Haddade menilai Wakil rakyat yang duduk di Komisi II DPRD Pinrang tidak tegas menangani kasus yang menimpa debitur ” Harusnya DPRD tegas ” katanya saat ditemui di Kantor DPRD Pinrang usai RDP Jumat sore 25/07/2025
Bahkan kata dia, dua kali DPRD menggelar RDP ,namun Tidak menghasilkan apa apa saat memperjuangkan nasib para korban ” Percuma kan, RDP juga tidak menghasilkan apa apa “.
Ketua Komisi II DPRD Pinrang Amri Manangkasi mengatakan, Wakil rakyat tidak menginginkan adanya korban ” Baik dari pihak nasabah maupun di pihak BNI “
Padahal sebelumnya, 16 Juni lalu, saat RDP batal digelar, Politisi Golkar itu berjanji akan membawa permasalahan ini ke kantor pusat BNI di Jakarta jika RDP tersebut tidak menghasilkan apa apa untuk kepentingan Nasabah .




