PARE PARE — BERITA REVOLUSI ~ Janji direktur PDAM Tirta Karajae Parepare, Abdul Azis usai dilantik April 2026 lalu, akan meninggalkan zona nyaman dan mempercepat solusi atas keluhan air bersih dinilai hanya sebatas isapan jempol belaka tanpa implementasi nyata.
Bahkan sejumlah pelanggan air PDAM Tirta Karajae menilai, Abdul Azis tidak becus tangani PDAM, distribusi air bersih mulai mei 2026 sampai saat ini tidak sesuai harapan, ini karena air yang diterima warga tidak jernih, bahkan berwarna kekuningan Kuningan.
Keluhan juga dilontarkan Susi, salah seorang pelanggan PDAM yang berdomisili di jalan poros Parepare Makassar mengaku, selama dua bulan terakhir ini pasokan air PDAM yang diterima tidak lancar dan dibarengi dengan kondisi air yang keruh.
“Air hanya mengalir pada malam hari, itu pun air yang kami terima tidak layak dikatakan air bersih, selain berbau juga keruh berwarna kekuning kuningan, kayak air comberan,” kata Susi saat di temui disalah satu warkop di Parepare, Senin 27 Juli 2026.
Sejumlah warga juga melampiaskan keluhannya di media sosial atas kondisi air tidak layak konsumsi yang di terima pelanggan sudah lebih dua bulan, namun sampai saat ini belum ada respon dari PDAM Tirta Karajae.
Jhi M Said, warganet memposting keluhannya di salah satu group di Facebook mengungkapkan, sebelum Hari Raya Idul Adha sampai sekarang air PDAM di tempanya, di Jl Jend. Sudirman, airnya keruh berwarna coklat . “Mohon solusinya pak, kami butuh air bersih bukan air kotor,”tulisnya dalam postingan di Facebook.
Direktur PDAM Tirta Karajae, Abdul Azis saat akan dikonfirmasi terkait keluhan warga, sementara tidak berada di tempat menurut keterangan salah satu staf yang di temui, Senin ( 27/07/2026 ).





