Cegah Stunting, Mahasiswa KKN 116 Unhas Gelar NUTRIPASI

PARE PARE — BERITA REVOLUSI ~ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja NUTRIPASI (Nutrisi Tepat Lewat MP-ASI untuk Cegah Stunting) di Aula Kantor Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sabtu (25/07/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh ibu baduta, kader Posyandu, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Lauleng sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) yang tepat untuk mendukung pencegahan stunting.

Program yang bertujuan meningkatkan keterampilan ibu dalam mengolah MP-ASI sesuai tahapan usia anak sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 2 (Zero Hunger) melalui pemenuhan gizi anak dan SDGs poin 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Program NUTRIPASI dilaksanakan sebagai respons terhadap masih ditemukannya praktik pemberian MP-ASI yang belum sesuai dengan usia dan tekstur anak. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta mengenai pemberian MP-ASI.

Selanjutnya, mahasiswa memberikan demonstrasi pembuatan MP-ASI menggunakan bahan pangan lokal dengan dua tahapan tekstur, yaitu tekstur lumat untuk bayi usia 6–8 bulan dan tekstur cincang untuk bayi usia 9–11 bulan. Peserta juga memperoleh leaflet yang memuat panduan pemberian MP-ASI sesuai tahapan usia beserta resep yang dapat diterapkan di rumah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti demonstrasi, berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan. Kegiatan ditutup dengan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pemberian MP-ASI sesuai usia dan tekstur anak.

Penanggung jawab program, Reni, menjelaskan bahwa NUTRIPASI dirancang agar para ibu tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan dalam mengolah MP-ASI yang bergizi dan sesuai dengan tahapan usia anak melalui praktik memasak secara langsung.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para ibu semakin memahami pentingnya pemberian MP-ASI sesuai usia dan tekstur sehingga dapat diterapkan di rumah untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak serta mencegah stunting sejak dini,” ujar Reni.

Sementara itu, kader Posyandu Kelurahan Bukit Harapan, Raerawati, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. “Kegiatan ini sangat membantu ibu-ibu karena sebelumnya banyak yang hanya memberikan makanan seadanya kepada anak. Setelah melihat demonstrasi tadi, mereka jadi mengetahui bahwa MP-ASI bisa dibuat lebih bervariasi sesuai usia anak. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di rumah dan dibagikan kepada masyarakat agar pemenuhan gizi anak menjadi lebih baik,” tuturnya.

Program NUTRIPASI terlaksana berkat dukungan Pemerintah Kelurahan Bukit Harapan, Puskesmas Lauleng, dan kader Posyandu. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemberian MP-ASI terus meningkat sehingga dapat mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di Kelurahan Bukit Harapan.
(A2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *