PINRANG — BERITA REVOLUSI ~ Ditengah antrian kendaraan yang mengular hingga beberapa kilometer untuk pengisian BBM bersubsidi jenis pertalite di SPBU 74.912.01 Maccorawalie Jalan Bintang Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Selasa ( 28/07/2026 ), terdapat kendaraan terlayani melakukan pengisian Pertalite secara berulang. Ini dikeluhkan oleh pengguna kendaraan yang sudah lama mengantri.
Pemilik kendaraan yang mengantri BBM di SPBU Jalan Bintang kecewa, karena masih adanya kendaraan roda dua jenis Thunder bebas keluar-masuk area SPBU untuk melakukan pengisian Pertalite secara berulang kali. Modus ini diduga merupakan mafia BBM yang bercokol di SPBU tersebut.
Menurut pengakuan sejumlah warga, modus pengisian BBM secara berulang pada kendaraan tertentu menjadi pemandangan setiap hari , tanpa pengawasan dari pihak SPBU Maccorawalie.
Kondisi ini dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat yang rela mengantre sesuai prosedur mendapatkan jatah BBM bersubsidi. Selain beberapa kendaraan melakukan pengisian secara berulang seperti motor thunder dengan tangki berkapasitas 15 liter, beberapa jeriken tersusun diisi BBM oleh operator, sehingga memperparah kepadatan antrean di lokasi.
Tindakan operator pengisian BBM melayani kendaraan secara berulang, memunculkan pertanyaan terkait efektivitas pengawasan di lapangan. Warga berharap pihak pengelola SPBU dapat lebih tegas dalam menerapkan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi, termasuk mencegah dugaan penyalahgunaan dengan modus pengisian BBM bersubsidi secara berulang pada kendaraan yang sama.
Pengawas SPBU Maccorawalie yang diketahui bernama Anas, berusaha dihubungi oleh wartawan media ini tidak berada di tempat, saat dihubungi via telepon WhatsApp berulang kali, Anas tidak memberikan respon.
Warga berharap Pertamina Patra Niaga bersama instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap mekanisme pelayanan di SPBU Jalan Bintang agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran, berjalan sesuai ketentuan, dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.






