PARE PARE — BERITA REVOLUSI ~ BERITA REVOLUSI. Aktivitas bongkar muat di Terminal Kontainer Pelabuhan Lontangnge melahirkan polusi suara dan polusi suara, hingga mengganggu ketenangan warga, bahkan mengancam kesehatan warga Lontangnge dan sekitarnya.
Terminal Peti Kemas milik PT Pelindo Multi Terminal Cabang Parepare, melakukan aktivitas bongkar muat hingga larut malam sehingga mengganggu ketenangan tidur warga setempat akibat suara bising.
Doel, warga Lontangnge sangat terganggu dengang kegiatan bongkar muat di Terminal Peti Kemas Lontangnge, selain mengganggu ketenangan tidur akibat suara bising juga debu yang bertebaran yang di hasilkan aktivitas bongkar muat tersebut mengganggu pernapasan.
“Jika pihak Pelindo tidak mencari solusi untuk mengantisipasi dampaknya ke warga sekitar, maka bahaya kesehatan akan mengancam warga. Proses bongkar muat kontainer menghasilkan debu yang dapat terhirup oleh orang, sehingga dapat menyebabkan gangguan pernafasan,” kata Doel.
Manajer (GM) PT Pelindo Multi Terminal Cabang Parepare, Beny saat di temui di ruang kerjanya siang tadi, Senin 4 Agustus 2025, menanggapi dingin keluhan warga Lontangnge. Dia mengatakan kegiatan bongkar muat itu kontainer sesuai instruksi Presiden melakukan aktivitas selama 24 jam.
” Kami tidak bisa mengatur atau menghentikan jam operasional bongkar muat di Terminal kontainer Lontangnge, karena itu sesuai instruksi Presiden,” tandas Beny.




