PARE PARE — BERITA REVOLUSI ~ Program Digitalisasi tahun 2025 yang dicanangkan pemerintah pusat, telah menyentuh semua sekolah di Parepare, mulai tingkat PAUD, TK, SD hingga jenjang SMP dalam lingkup kerja Dinas Pendidikan Kita Parepare.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Makmur Husain, S.Pd, MM, membenarkan jika semua jenjang sekolah di Parepare telah tersentuh program Digitalisasi.
“Program ini bukan hanya untuk sekolah unggulan, tetapi ditujukan untuk semua sekolah dengan penekanan pada pemerataan akses dan pemanfaatan teknologi pembelajara,”kata Makmur, Senin (27/10/2025.
Kendati ada sekolah PAUD yang tidak tersentuh program digitalisasi 2025, ini dikarenakan tanah dan gedung yang ditempati PAUD masih berstatus hak milik pribadi.
“Salah satu syarat, gedung dan tanah yang ditempati sekolah tidak boleh dalam status gak milik, jadi harus ada pengalihan hak ke yayasan yang mengelola sekolah atau PAUD tersebut,” terang Makmur.
Program digitalisasi sekolah tahun 2025, dijalankan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di bawah Inpres No. 7 Tahun 2025, dengan menyasar 288 ribu sekolah di seluruh Indonesia.
Program Digitalisasi Sekolah tahun 2025 meliputi, Perangkat keras, sekolah akan menerima Interactive Flat Panel (IFP), laptop, dan media penyimpanan konten pembelajaran seperti hard disk drive eksternal.
Program ini juga mencakup penyediaan konten pembelajaran interaktif yang sudah terpasang. Selain bantuan perangkat, sekolah juga akan mendapat bimbingan teknis (pelatihan) bagi guru agar dapat memanfaatkan teknologi secara optimal.
“Program Digitalisasi, bukan menggantikan metode belajar mengajar, namun program ini melengkapi. Sehingga pembelajaran tatap muka masih tetap penting,” jelas Makmur.





