Satgas MBG Sidak Dapur SPPG Parepare Dugaan Ada Dapur Tidak Layak

PAREPARE — BERITA REVOLUSI~ Ketua Satuan Tugas ( Satgas ) program Makan Bergizi Gratis ( MBG ) Kota Parepare, H. Hermanto bersama tim, melakukan Inspeksi mendadak ( Sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang ada di Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Rabu 5 Agustus 2026.

Sidak yang dilakukan Hermanto bersama sejumlah kepala Dinas dalam lingkup Pemkot Parepare, fokus pada penggunaan gas bersubsidi dan bahan baku pangan serta adanya aduan masyarakat terkait kurangnya pemberdayaan masyarakat setempat.

Inspeksi dimulai di Dapur SPPG Lauleng Kecamatan Soreang, dengan memeriksa dapur dan bahan pangan, serta mempertanyakan keterlibatan masyarakat setempat, baik sebagai pemasok maupun sebagai relawan.

Tim Satgas MBG Parepare melakukan inspeksi sekira 30 menit ke sejumlah ruangan dalam dapur MBG Lauleng serta memeriksa beberapa bahan baku pangan, namun belum ada keterangan terkait hasil sidak di dapur tersebut.

“Kami belum bisa memberikan kesimpulan atas hasil sidak ini, kami akan memberikan penjelasan saat semua dapur SPPG yang ada di Parepare sudah di inspeksi, kemudian kita rapatkan bersama tim mengenai temuan dan hal hal yang harus di benahi,” kata Hermanto.

Sidak di dapur SPPG Lauleng menuai sorotan dari Camat Soreang saat mendampingi Satgas, ditemukan bak sampah permanen yang di bangun diatas fasilitas umum.

“Tidak boleh ada bangunan permanen diatas fasum, apalagi bak sampah permanen ini dibangun diatas drainase yang bisa mengganggu saluran air pembuangan warga, ” ujar Andi Nurpati, Camat Soreang kepada wartawan disela sela inspeksi.

Andi Nurpati berjanji, akan melayangkan surat teguran kepada pengelola Dapur SPPG Lauleng untuk membongkar bak sampah yang berada diatas drainase.

Kendati Tim Satgas MBG Kota Parepare telah melakukan inspeksi di wilayah Soreang dimana terdapat 5 dapur SPPG dan satu Dapur dalam wilayah kecamatan Ujung yang telah di inspeksi hari ini, Rabu ( 05/08/2026 ), belum ada keterangan resmi hasil Sidak. Namun ditemukan ada dapur yang diduga belum resprentatif sebagai dapur MBG.

Menurut Mulyadi, dari LSM Fokus yang turut member samai tim Satgas MBG melakukan Sidak, menemukan ada dapur yang kurang resprentatif, dimana plafon dalam ruangan packing makanan sudah usang, sehingga rayap berpotensi beterbangan dan akan mempengaruhi higenis makanan yang akan disajikan.

Selain fasilitas ruang packing di salah satu dapur SPPG perlu di benahi, LSM Fokus juga meminta perhatian tim Satgas untuk fokus pada bahan baku pangan, pemberdayaan masyarakat setempat dan fasilitas tempat sampah.

“Kami juga menemukan ada beberapa karung beras kosong bekas pakai yang tersebar di halaman salah satu dapur SPPG, dimana karung tersebut adalah merek kemasan beras medium. Ini jadi bahan investigasi terhadap adanya beberapa karung di areal salah satu dapur SPPG dalam wilayah Kecamatan Soreang. Kami tidak menuding Dapur SPPG tersebut menggunakan beras medium,” terang Mulyadi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *